• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Email UGM
Universitas Gadjah Mada Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sambutan
    • Sejarah Perubahan Nama
    • Dosen
    • Staf
    • Leaflet
    • Struktur
    • Kontak
  • Program
    • Program Studi Magister Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MKIK) – Sekolah Pascasarjana UGM
      • Profil
      • Keunggulan
      • Kurikulum
      • Minat Studi TDSP
      • Fasilitas
      • Testimoni Alumni S2
      • Persyaratan Ujian
      • Akreditasi
      • SK Perubahan Nama
      • Panduan Akademik S2
      • Download Brosur
      • Visi & Misi
    • Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (S3)
      • Profil
      • Keunggulan
      • Kurikulum
      • Fasilitas
      • Testimoni Alumni S3
      • Persyaratan Ujian
      • Akreditasi Program Studi Doktor
      • Panduan Akademik S3
      • SK Perubahan Nama
      • Panduan Akademik Doktor
      • Download Brosur
      • Visi & Misi
    • Zona Integritas
      • Hasil Kepuasan Mahasiswa Doktor 2020
    • Testimoni Mahasiswa/Alumni
    • FAQ
  • Admisi
    • Surat Keputusan UKT
    • Beasiswa
    • FAQ – Pendaftaran
    • Magister Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (S2)
      • Kualifikasi Calon Mahasiswa
      • Prosedur Pendaftaran Magister
      • Persyaratan Pendaftaran Magister
      • Akreditasi Program Studi Magister
      • Informasi Pendaftaran
      • Panduan Akademik Magister
      • Panduan Tesis
    • Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (S3)
      • Kualifikasi Calon Mahasiswa
      • Prosedur Pendaftaran Doktor
      • Persyaratan Pendaftaran Doktor
      • Informasi Pendaftaran
      • Panduan Disertasi
    • Jadwal Seleksi Magister dan Doktor
    • Panduan KRS Mahasiswa (SIA-SIMASTER)
  • Riset & Pengabdian
    • Riset Terkini
      • Riset Dosen & Peneliti
      • Riset Mahasiswa S2
      • Riset Mahasiswa S3
    • Kegiatan Pengabdian
    • Profil Peneliti
  • Karir & Alumni
    • Info Karir/Volunteer
    • Cerita Alumni
    • Notable Alumni
    • Tetap Terhubung
    • Keuntungan Alumni
  • Jurnal
  • Perpustakaan
  • Beranda
  • Berita Utama
  • hal. 7
Arsip:

Berita Utama

Executive Lecture Series MDKIK UGM bersama Jenderal Dudung Abdurahman, Bicara Ketahanan Pangan dan Strategi Leadership

BeritaBerita Utama Rabu, 26 Oktober 2022

MDKIK UGM – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman mengatakan ancaman terhadap negara sekarang ini tidak hanya dalam bentuk perang, namun juga ancaman dari sisi ketersediaan pangan, energi, dan sumber daya air bersih.

Hal ini Jenderal Dudung sampaikan saat menjadi pembicara dalam Executive Lecture Series atau kuliah umum Program Studi Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MDKIK) Sekolah Pascasarjana UGM dan Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM pada Senin, 24 Oktober 2022 di Balai Senat, UGM. read more

Panduan KRS Mahasiswa (SIA-SIMASTER)

Berita Utama Jumat, 9 Oktober 2020

Panduan-KRS-Mahasiswa-SIA-SIMASTERUnduh

Beasiswa S2 Dalam Negeri Kementerian Kominfo untuk Konsentrasi Transformasi Digital Sektor Publik

BeasiswaBeritaBerita Utama Rabu, 1 Juli 2020

Buat kalian yang ingin melanjutkan ke jenjang S2, Kementerian Kominfo membuka kesempatan BEASISWA S2 Dalam Negeri bersama Sekolah Paskasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Program Magister Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan konsentrasi Transformasi Digital Sektor Publik.

Program Beasiswa untuk konsentrasi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas berpikir krtis dan kemampuan analisis yang kuat dalam kajian dan pengembangan kepemimpinan aparatur baik dilingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah. Kesempatan ini terbuka bagi Masyarakat Umum dan ASN lho!

Cek prosedur persyaratan lengkapnya disini ya https://komin.fo/persyaratan_UGM
#SobatKom juga bisa melakukan pendaftaran online melalui : https://um.ugm.ac.id/

Pastikan saat pendaftaran online, memilih jalur kerjasama dan mengupload dokumen MoU/PKS yang dapat diunduh melalui link berikut:
https://s.id/PKSbeasiswakemenkominfo

Segera cek dan daftar sekarang! Jangan lupa untuk sebarin info ini ke teman-teman dan keluarga kamu ya #SobatKom!

Berikut file Pendaftaranya :

Beasiswa S2 KominfoBeasiswa S2 Kominfo

Dokumen Perjanjian Kerja Sama untuk Beasiswa S2 Dalam Negeri Kemenkominfo 2020

BeasiswaBeritaBerita Utama Rabu, 1 Juli 2020

Pengumuman

Bagi Pelamar Beasiswa S2 Dalam Negeri Kementerian Kominfo untuk Konsentrasi Transformasi Digital Sektor Publik, dapat mengunduh dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang diperlukan sebagai persyaratan pendaftaran online melalui tautan berikut.

PKS Beasiswa S2 Kominfo dan SPs_FINAL_reduced

 

Mahasiswa MKIK Menjadi Presenter Konferensi Internasional

BeritaBerita UtamaRiset Mahasiswa S2 Kamis, 11 Juni 2020

Ari Wibowo, mahasiswa MKIK T.A. 2018/2019, berpartisipasi sebagai salah satu presenter di Twentieth International Conference on Diversity in Organizations, Communities, and Nations, khususnya dalam Panel Diversity in Communities, yang diselenggarakan pada 10-12 Juni 2020 di Milan – Italia. Namun, karena pandemi covid-19 masih berlangsung, konferensi internasional ini dialihkan dengan metode virtual. Selain itu, Ari Wibowo juga menerima penghargaan Emerging Scholar Awards dalam konferensi bergengsi tersebut. read more

Survei MDKIK: Warga DIY Lebih Setuju Penerapan PSBB Ketimbang New Normal

BeritaBerita UtamaRiset Dosen & Peneliti Minggu, 31 Mei 2020

Pada hari Jumat, 29 Mei 2020, Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MDKIK) UGM merilis survei secara daring mengenai persepsi masyarakat DIY terkait dengan kebijakan penanganan COVID-19. Survei yang melibatkan 492 responden secara daring pada tanggal 26-28 Mei 2020 yang tersebar di lima kabupaten/kota di DIY tersebut menghasilkan beberapa kesimpulan.

Pertama, hasil survei menunjukkan bahwa warga DIY setuju jika pemerintah daerah membuka kembali kegiatan perekonomian dan tempat ibadah dengan standar protokol kesehatan secara ketat dengan rincian 367 orang (74,6%) pada tempat perbelanjaaan dan 358 orang (72,8%) pada tempat ibadah. Sedangkan, sebanyak 293 orang (59,6%) setuju dengan protokol ketat terhadap pembukaan kembali museum, pusat kebudayaan, atau tempat pertunjukkan, 320 orang (65%) pada sekolah, dan sebanyak 324 orang (65,9%) pada kegiatan outdoor.

Kedua, hasil survei mengenai preferensi kebijakan pencegahan COVID-19 melalui PSBB, New Normal atau Lockdown menunjukkan yang menarik dimana sebanyak 66 persen memilih PSBB, hanya 34 persen tidak setuju. Opsi ini lebih besar dibanding opsi penerapan New Normal sebanyak 60 persen atau Lockdown sebanyak 31 persen. Hasil ini menunjukkan bahwa warga DIY lebih setuju untuk diberlakukan PSBB ketimbang New Normal sebagai landasan pemerintah daerah di dalam merespon penanganan COVID-19 di DIY. Hasil survei ini menjadi masukan kepada pemerintah daerah terkait kebijakan penanganan wabah COVID-19, yang menyebutkan DIY akan dijadikan sebagai daerah percontohan New Normal dan juga respon atas tidak diterapkannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar, melainkan status tanggap darurat bencana.

Secara garis besar, survei ini memang tidak mewakili seluruh kelompok masyarakat DIY karena dilakukan wawancara secara online. Sehingga, survei ini hanya khusus bagi mereka yang sudah akrab menggunakan teknologi dan belum mewakili warga yang tidak familiar dengannya. Namun demikian, survei ini layak juga untuk dipertimbangkan oleh pengambil kebijakan karena pada prakteknya di lapangan, masih banyak warga masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan standar COVID-19 seperti tidak menggunakan masker, tidak jaga jarak, dan tidak rajin cuci tangan. Sehingga, survei ini dapat dijadikan dasar bagi pemerintah DIY dalam menerapkan PSBB dan keefektifannya terhadap pengurangan infeksi dan kepatuhan terhadap protokol COVID-19 karena mayoritas warga DIY setuju dengan penerapan PSBB.

Inovasi, Ideologi Baru Pasca Pandemi Covid-19

Berita Utama Kamis, 14 Mei 2020

Dampak pasca Covid-19 hegemoni barat yang dipimpin Amerika menjadi kehilangan relevansinya. Dunia barat terbukti gagal melawan pandemi Covid-19.

Sementara Tiongkok sebagai negara pertama di dunia yang terserang pandemi telah berhasil lolos karena memiliki kekuatan inovasi dalam melawan pandemi Covid-19. Hal ini didukung dengan birokrasi komando yang bekerja efektif memutus mata rantai penularan virus.

“Protokol kesehatan yang berhasil diterapkan di Tiongkok ternyata gagal diterapkan di sejumlah negara barat yang penduduknya dinilai sangat melek huruf dan memiliki tradisi disiplin yang kuat di tempat-tempat publik,” ujar Prof. Dr. Muhadjir Darwin, MPA, Selasa (12/5) sore saat berlangsung Webinar Review dan Proyeksi Indonesia Pasca Covid-19.

Dalam pandangan Muhadjir, pasca Covid-19 Tiongkok diramalkan akan menjadi adikuasa baru menggantikan Amerika. Hal ini disebabkan Tiongkok sebagai negara teknologi memiliki ribuan inovasi dan menjadikan inovasi seperti ideologi baru disana.

Sedangkan Amerika dampak pasca Covid-19, kondisi ekonominya menjadi rapuh. Anggaran Amerika mengalami defisit yang luar biasa dan Presiden Trump menutupinya dengan memperbanyak utang negara sehingga ia kini dijuluki sebagai “raja utang”.

“Dengan demikian, masuk akal untuk menduga Tiongkok akan memimpin perekonomian dunia. Dunia tidak lagi dikendalikan oleh kekuatan senjata, tetapi oleh kekuatan inovasi,” ucap Kaprodi Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan UGM.

Dugaan tersebut, menurut Muhadjir dikarenakan hegemoni Amerika pada kekuatan nuklir dan dolar sekarang terkoreksi oleh hadirnya Covid-19. Amerika yang unggul di senjata “mati gaya” melawan pandemi, sementara Tiongkok telah berhasil mengatasinya melalui inovasi dan disiplin warga dalam mengimplementasikan inovasinya.

“Sebagaimana disebut Joseph Nye, persaingan global dengan mengandalkan hard-power sepertinya menjadi kekuatan yang sudah lampau. Kini semua telah berada di era peradaban baru dan utilisasi soft-power atau kekuatan lembut yang akan menjadi kunci kemenangan dalam percaturan global,” terangnya.

Hal inipun, menurut Muhadjir, memutar balik pendapat Samuel Huntington yang meramalkan dengan berakhirnya perang dingin di dunia akan muncul konflik baru yang bersumber pada identitas agama yaitu antara dunia barat Kristen dan Yahudi dengan dunia Islam. Ramalan tersebut ternyata tidak terbukti, dan hanya benar dalam waktu jangka pendek dengan maraknya terorisme Islam dan tumbuhnya radikalisme Islam anti barat, dan itupun banyak yang menuduh sebagai produk rekayasa barat.

Dunia barat tidak lagi melihat agama Islam sebagai ancaman. Bahkan, saat warga kulit putih anti Islam menembak 50 jamaah Masjid di Selandia Baru maka yang terjadi justru masyarakat Selandia Baru dekat dan melampiaskan empati terhadap praktek ibadah warga muslim di negara tersebut.

Juga di Amerika dan sejumlah negara Eropa, kehadiran Islam tidak menimbulkan aksi permusuhan dari warga Kristen dan Yahudi. Mereka justru mendapat pengakuan sosial seperti menangnya sejumlah politisi Islam untuk menduduki jabatan publik, seperti Walikota London yang seorang muslim.

Kenapa Tiongkok berhasil menang dalam percaturan global, Muhadjir menyebut pada kekuatan inovasi yang dilakukan. Ekonomi Tiongkok tumbuh pesat karena adaptasi yang inovatif terhadap eksistensi pasar global yang kapitalistik.

Tiongkok nampaknya fokus pada soft power bukan lagi pada hard power. Tiongkok sendiri sepertinya tidak mengagungkan ideologi komunismenya atau adu kekuatan senjata.

“Setelah Covid-19 ini bukan ideologi ekonomi yang menonjol, bukan pula ideologi agama. Semua agama akan tetap hadir, tetapi bukan agama yang mengedepankan hard-powernya, tapi pada keunggulan soft-powernya yaitu nilai dan pesan agama yang damai. Seperti Tiongkok dengan karakter softnya tidak pernah mengagungkan komunismenya, tapi dengan soft-power dan inovasinya berhasil menang dalam kompetisi global,” ucapnya.

Webinar Review dan Proyeksi Indonesia Pasca Covid-19 diselenggarakan Program Studi Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan, Sekolah Pascasarjana UGM. Webinar juga menghadirkan pembicara Prof. Dr. Djokosantoso Moeljono, penulis buku dan pembelajar kepemimpinan, Dr. Salomo Damanik, pemerhati kebijakan publik, SRD & Co Legal and “Strategic Policy Consultant” dan Dr. Agus Heruanto Hadna, peneliti senior PSKK UGM.

Bagi Agus Heruanto Hadna, baik Amerika Serikat yang kampium dalam demokrasi, maupun China dengan komunismenya sesungguhnya sama-sama tidak mampu menahan Covid-19. Kebijakan pemerintah di berbagai negara pun dengan berbagai macam sistem politiknya dinilai tidak siap menghadapi Covid-19.

“Bisa dibilang deliberative policy di negara-negara demokrasi tidak jalan, demikian pula dengan otoritarian di sistim komunis juga tidak jalan,” ucapnya.

Menurut Hadna, negara yang gagal memanfaatkan ilmu pengetahuan dalam pengambilan keputusan sebagai negara yang paling parah terdampak akibat Covid-19. Sementara kepanikan unit-unit pemerintah terjadi dalam merespons pandemi Covid-19 dengan membuat kebijakan yang saling bertentangan.

“Oleh karena itu, kecepatan, ketepatan dan risk taking dalam pengambilan keputusan menjadi kunci keberhasilan,” tuturnya.

Salomo Damanik menyatakan bagi Indonesia pasca Covid-19 yang terpenting adalah bagaimana merajut kembali ekonomi. Untuk itu, diperlukan sinergitas antar kementerian dan bukan kebijakan yang fragmented.

Diperlukan “konglomerasi” penanganan, seperti Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian dalam upaya mengatasi ketahanan pangan dan swasembada pangan. Kemudian Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koperasi dan UKM dalam upaya menggairahkan lagi industri nasional, menghidupkan kembali sektor informal, usaha kecil dan sektor riil sehingga meningkatkan daya beli.

“Kementerian Perdagangan diharapkan mampu menjamin ketersediaan barang, kualitas barang dan harga terjangkau, sementara BPKM bisa memberi stimulus dan karpet merah untuk mereka yang mau berinvestasi,” katanya.

Penulis : Agung Nugroho (HUMAS UGM)
Sumber : Dicuplik dari https://ugm.ac.id/id/berita/19417-inovasi-ideologi-baru-pasca-pandemi-covid-19

Policy Corner: Transformasi Kepemimpinan Di Aras Lokal

BeritaBerita UtamaEvent MDKIK Jumat, 9 Agustus 2019

Policy Corner merupakan sebuah wadah kegiatan akademis Mahasiswa Magister Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan, yang diadakan setiap bulan sekali. Kegiatan ini tidak hanya terbatas pada aktivitas diskusi melainkan juga dikemas dengan berbagai aktivitas seperti bedah film, bedah buku, workshop dan lain sebagainya. Tema yang dibicarakan juga tidak hanya sebatas isu kebijakan melainkan isu-isu lainnya yang sedang hangat diperbincangkan. Pada bulan ini Policy Corner akan mengadakan kegiatan diskusi dengan judul “Transformasi Kepemimpinan di Aras Lokal”.

Untuk pendaftaran silahkan klik link

Pendaftaran Mahasiswa Baru Semester Gasal TA. 2022/2023

BeritaBerita UtamaMahasiswa & Alumni Senin, 6 Mei 2019

Informasi tentang tata cara Pendaftaran Mahasiswa Baru Program Pascasarjana Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MDKIK) Semester Gasal Tahun Akademik 2022/2023 dapat diperoleh di https://um.ugm.ac.id

 

Jadwal kegiatan seleksi Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Semester Gasal

Tahun Akademik 2022/2023

Kegiatan
Gelombang 1
Gelombang 2
Pendaftaran  online  dan unggah dokumen 1 – 29 Maret 2022 10 Mei 2022 – 14 Juni 2022
Pembayaran biaya pendaftaran
Sesuai jadwal yang tercantum pada kode pembayaran masing-masing.
Verifikasi Dokumen Pendaftaran 8 Maret – 5 April 2022 17 Mei – 21 Juni 2022
Tes substansi oleh Program Studi tujuan (apabila ada) 6 – 8 April 2022 22 – 24 Juni 2022
Pengumuman hasil seleksi 19 April 2022 5 Juli 2022
Registrasi online bagi yang diterima 20 – 25 April 2022 6 – 12 Juli 2022
Pengumuman hasil verifikasi registrasi dan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) 26 April 2022 13 Juli 2022
Periode pembayaran UKT 26 – 28 April 2022 13 – 18 Juli 2022
Pencetakan Bukti Registrasi (melalui akun Simsater) Mulai 26 April 2022 Mulai 13 Juli 2022
Mulai kegiatan akademik
Agustus 2022

 

Informasi Pendaftaran:

Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan
Universitas Gadjah Mada

Gedung Masri Singarimbun, Jl. Tevesia, Bulaksumur Yogyakarta, 55281 Indonesia

Email: mdkik.pasca@ugm.ac.id

Telepon: +62 (274) 547867

WhatsApp Bagian Akademik S2: +62 813-3820-3636

WhatsApp Bagian Akademik S3: +62 813-3820-3882

Executive Lecture Series

BeasiswaBerita UtamaEvent MDKIK Kamis, 6 Desember 2018

 

Magister dan Doktor Studi Kebijakan (Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan) dan Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan UGM telah berhasil menyelenggarakan Executive Lecture Series 1 yang menghadirkan Chairul Tanjung (CEO CT Corp) dan Alim Markus (Presiden Direktur Maspion Group) sebagai contoh pemimpin inovatif yang mampu mengembangkan inovasi di lingkungan perusahaannya.

Executive Lecture Series berikutnya akan menghadirkan dua sosok pemimpin inovatif lainnya:
Handry Satriago selaku CEO General Electric Indonesia, “Followership dan Kepemimpinan Inovatif”
Tanggal: 14 Desember 2018
Waktu: 08.30-selesai
Tempat: UC Hotel UGM
Registrasi: http://bit.ly/exlecture3

Armand Hartono selaku Deputi Presiden Direktur BCA, “Kepemimpinan dan Inovasi Generasi Milenial”
Tanggal: 18 Desember 2018
Waktu: 09.30-selesai
Tempat: UC Hotel UGM
Registrasi: http://bit.ly/exlecture4

Acara ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Untuk info registrasi silahkan mengakses mdsk.pasca.ugm.ac.id

1…5678910
Universitas Gadjah Mada

Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan,
Universitas Gadjah Mada
Jl. Tevesia, Bulaksumur Yogyakarta, 55281 Indonesia
mdkik.pasca@ugm.ac.id
No. HandPhone S2: +6281338203636
No. HandPhone S3: +6281338203882
No. Telepon :+62 (274) 547867

 

© 2024 Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY