• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Email UGM
Universitas Gadjah Mada Leadership and Policy Innovation
Universitas Gadjah Mada
  • BERANDA
  • TENTANG
    • Tentang Kami
    • Sejarah Singkat
    • Struktur Organisasi
    • Mitra Strategis
  • PROGRAM STUDI
    • S2 MKIK
      • Sambutan Ketua Program S2
      • Pengelola Program S2
      • Tentang Program S2
      • Struktur Kurikulum S2
      • Mata Kuliah Program S2
      • Dosen Program S2
      • Informasi Pendaftaran S2
    • S3 DKIK
      • Sambutan Ketua Program S3
      • Pengelola Program S3
      • Tentang Program S3
      • Struktur Kurikulum S3
      • Mata Kuliah Program S3
      • Dosen Program S3
      • Informasi Pendaftaran S3
  • RISET DAN KOLABORASI
    • Laboratorium
    • Tesis Mahasiswa
    • Disertasi Mahasiswa
    • Sekolah Inovasi Desa
  • MAHASISWA DAN ALUMNI
    • Aktifitas Mahasiswa
    • International Experience
    • Prestasi
    • Alumni
    • KAPIMGAMA
  • Beranda
  • Berita
  • Mahasiswa MKIK Menjadi Presenter Konferensi Internasional

Mahasiswa MKIK Menjadi Presenter Konferensi Internasional

  • Berita, Berita Utama, Riset Mahasiswa S2
  • 11 Juni 2020, 20.04
  • Oleh: mdkik.pasca
  • 0

Ari Wibowo, mahasiswa MKIK T.A. 2018/2019, berpartisipasi sebagai salah satu presenter di Twentieth International Conference on Diversity in Organizations, Communities, and Nations, khususnya dalam Panel Diversity in Communities, yang diselenggarakan pada 10-12 Juni 2020 di Milan – Italia. Namun, karena pandemi covid-19 masih berlangsung, konferensi internasional ini dialihkan dengan metode virtual. Selain itu, Ari Wibowo juga menerima penghargaan Emerging Scholar Awards dalam konferensi bergengsi tersebut.

Dalam presentasinya, Ari Wibowo memaparkan bahwa masyarakat Pulau Pari yang telah bermigrasi sejak awal tahun 1900-an di pulau tersebut terbukti telah mengalami peningkatan derajat penghidupan mereka melalui perikanan tangkap, budidaya pesisir, dan ekowisata secara berkelanjutan. Pulau Pari merupakan bagian dari Kepulauan Seribu yang memiliki sejarah panjang konflik strukutral (kepemilikan, penguasaan, distribusi, dan akses) berbasis tenurial laut, pesisir dan kepulauan yang terjadi sejak tahun 1990-an dan belum terselesaikan hingga sekarang. Ragam inisiatif telah dilakukan baik di level kebijakan, regulasi, mediasi, hingga tawaran reforma agraria kelautan, pesisir dan pulau-pulau kecil. Usaha tersebut melibatkan multi pihak; masyarakat, organisasi masyarakat sipil, swasta, pemerintah daerah-pusat. Namun, hingga kini usaha penyelesaian konflik tenurial belum dapat diselesaikan secara komprehensif.

Menggunakan perspektif agraria kritis, studi ini mencoba untuk memahami hambatan rintisan advokasi kebijakan atas ketimpangan tenurial secara struktural di pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia, seperti Pulau Pari, yang di usung gerakan sosial. Studi yang dilakukan oleh Ari Wibowo menawarkan solusi komprehensif yang melampaui penyelesaian kasus per kasus dengan landasan tujuan peningkatan tata kelola kelautan, pesisir dan pulau-pulau kecil yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Untuk info selengkapnya dapat mengunjungi tautan berikut:
https://ondiversity.com/2020-conference/emerging-scholar-awards

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Magister dan Doktor
Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan Sekolah Pascasarjana
Universitas Gadjah Mada
Jl. Tevesia, Bulaksumur Yogyakarta, 55281 Indonesia
mdkik.pasca@ugm.ac.id
No. HandPhone S2: +6281338203636
No. HandPhone S3: +6281338203882
No. Telepon :+62 (274) 547867

 

© 2026 Leadership and Policy Innovation

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY