Yogyakarta (22/10/2025) – Program Studi Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MDKIK) Sekolah Pascasarjana UGM kembali menyelenggarakan Bupati Talks sebagai forum akademik yang menghadirkan kepala daerah untuk berbagi praktik kepemimpinan dan inovasi kebijakan tingkat lokal. Pada edisi keenam ini, Bupati Talks 4 mengusung tema: “Kepemimpinan Visioner di Daerah Penyangga: Inovasi Kebijakan dan Pengelolaan Isu Strategis.” Kegiatan yang berlangsung pada 22 September 2025 ini menghadirkan Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, sebagai narasumber utama. Diskusi dipandu oleh Hendy Saputra, S.Hut., M.Si., mahasiswa Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan, yang sekaligus berperan sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, Ahmad Yuzar menguraikan bagaimana kepemimpinan visioner di daerah penyangga memerlukan kemampuan membaca dinamika kawasan, mengelola isu strategis, dan merumuskan kebijakan yang adaptif. Ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan daerah yang responsif dan cepat beradaptasi terhadap perubahan, inovasi kebijakan yang melibatkan partisipasi publik dan penggunaan teknologi, pembangunan SDM sebagai fondasi keberlanjutan daerah, dan kolaborasi lintas sektor, khususnya antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan komunitas lokal. Perspektif ini sangat relevan dengan konteks Kabupaten Kampar sebagai daerah penyangga yang menghadapi tantangan pembangunan wilayah, transformasi ekonomi, serta kebutuhan layanan publik yang terus berkembang.
Dari sudut pandang MDKIK, kehadiran kepala daerah seperti Bupati Kampar memberikan nilai penting dalam proses pembelajaran mahasiswa program Magister dan Doktor. Diskusi membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana teori kepemimpinan dan inovasi kebijakan diterapkan dalam situasi nyata, melihat contoh langsung praktik pengambilan keputusan strategis, dan mengkaji isu-isu lokal sebagai basis riset dan pengembangan kebijakan. Melalui Bupati Talks, MDKIK terus memperkuat jejaring dengan pemerintah daerah dalam rangka memperkaya perspektif kepemimpinan serta mendorong inovasi kebijakan berbasis riset. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk mengembangkan penelitian yang berorientasi solusi dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Penulis: Clarashinta Arumdani