• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Email UGM
Universitas Gadjah Mada Leadership and Policy Innovation
Universitas Gadjah Mada
  • BERANDA
  • TENTANG
    • Tentang Kami
    • Sejarah Singkat
    • Struktur Organisasi
    • Mitra Strategis
  • PROGRAM STUDI
    • S2 MKIK
      • Sambutan Ketua Program S2
      • Pengelola Program S2
      • Tentang Program S2
      • Struktur Kurikulum S2
      • Mata Kuliah Program S2
      • Dosen Program S2
      • Informasi Pendaftaran S2
    • S3 DKIK
      • Sambutan Ketua Program S3
      • Pengelola Program S3
      • Tentang Program S3
      • Struktur Kurikulum S3
      • Mata Kuliah Program S3
      • Dosen Program S3
      • Informasi Pendaftaran S3
  • RISET DAN KOLABORASI
    • Laboratorium
    • Tesis Mahasiswa
    • Disertasi Mahasiswa
    • Sekolah Inovasi Desa
  • MAHASISWA DAN ALUMNI
    • Aktifitas Mahasiswa
    • International Experience
    • Prestasi
    • Alumni
    • KAPIMGAMA
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Joint Lecture “Inovasi Layanan Kesehatan dan Sosial” antara MDKIK UGM dengan Lingnan University

Joint Lecture “Inovasi Layanan Kesehatan dan Sosial” antara MDKIK UGM dengan Lingnan University

  • Berita Utama, International Experience
  • 14 Januari 2025, 16.48
  • Oleh: mdkik.pasca
  • 0

Hongkong (14/01) – Prof. Dr. Agus Heruanto Hadna memberikan Joint Lecture Bersama dengan Dr. Chloe Siu di kelas Health and Social Service. Kelas ini dihadiri oleh 15 mahasiswa dari kelas kerja sama pemerintah daerah barito Selatan program magister kepemimpinan dan inovasi kebijakan dan sekitar 50 mahasiswa dari Lingnan University. Pada sesi pertama, materi disampaikan oleh Prof. Hadna terkait dengan inovasi kebijakan di Indonesia. Prof. Hadna menyampaikan bentuk inovasi yang paling banyak di Indonesia adalah digital daripada non-digital. Namun, ada salah satu contoh bentuk inovasi non-digital, yaitu undang-undang cipta kerja atau omnimbus law. Undang-undang ini dibuat untuk mengatasi isu-isu penting seperti inefisiensi birokrasi, regulasi yang tumpeng tindih, kesejahteraan buruh, dukungan terhadap UMKM, dan hambatan bagi investor dalam menumbuhkan bisnis di Indonesia. Prof. Hadna juga menyampaikan berdasarkan laporan yang dipublikasikan oleh Kementerian Dalam Negeri per 23 Agustus terkait dengan distribusi inovasi berdasarkan sector, inovasi paling banyak verada di sector kesehatan, yang salah satunya menjawab permasalahan lansia.

Mendukung apa yang disampaikan oleh Prof. Hadna, Dr. Chloe menyampaikan bahwa negara di seluruh dunia, terutama yang telah mengalami penuaan populasi perlu menaruh perhatian lebih besar dalam menciptakan ekosistem ageing in place. Menumbuhkan ekosistem ageing in place dimaknai sebagai strategi yang memungkinkan lansia untuk tetap tinggal di lingkungan rumah mereka sembari mendapatkan dungan yang memadai. Di Cina, pemerintah menerapkan kebijakan silver economy, yaitu konsep ekonomi yang berfokus pada pengembangan produk, layanan, kebijakan untuk mendukung lansia. Beberapa aspek penting dari kebijakan silver economy, antara lain pengembangan infrastrukur layanan berbasis komunitas, promosi teknologi dan inovasi, pengembangan produk dan pasar untuk lansia, dukungan finansial dan subsidi, peningkatan kesadaran dan kesejahteraan social, dan kolaborasi sector publik dan privat. Dr. Siu juga menambahkan bahwa kebijakan silver economy di Cina tidak hanya berfokus pada lansia, tetapi juga caregivers. Caregivers memainkan peran penting dalam mendukung ageing in place dan juga mereka seringkali dihadapkan pada kondisi yang memerlukan beban fisik dan emosional yang tinggi. Sehingga, dengan berorientasi pada kesejahteraan lansia dan caregivers, ekosistem ageing in place dapat meningkatkan kualitas hidup lansia di masa depan yang lebih baik dan memperkuat pondasi ekonomi dan sosial di tengah tantangan populasi yang menua.

Penulis: Citra Sekarjati

Tags: SDG 1: Tanpa Kemiskinan SDG 10: Mengurangi Ketimpangan SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Magister dan Doktor
Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan Sekolah Pascasarjana
Universitas Gadjah Mada
Jl. Tevesia, Bulaksumur Yogyakarta, 55281 Indonesia
mdkik.pasca@ugm.ac.id
No. HandPhone S2: +6281338203636
No. HandPhone S3: +6281338203882
No. Telepon :+62 (274) 547867

 

© 2026 Leadership and Policy Innovation

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY