• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Email UGM
Universitas Gadjah Mada Leadership and Policy Innovation
Universitas Gadjah Mada
  • BERANDA
  • TENTANG
    • Tentang Kami
    • Sejarah Singkat
    • Struktur Organisasi
    • Mitra Strategis
  • PROGRAM STUDI
    • S2 MKIK
      • Sambutan Ketua Program S2
      • Pengelola Program S2
      • Tentang Program S2
      • Struktur Kurikulum S2
      • Mata Kuliah Program S2
      • Dosen Program S2
      • Informasi Pendaftaran S2
    • S3 DKIK
      • Sambutan Ketua Program S3
      • Pengelola Program S3
      • Tentang Program S3
      • Struktur Kurikulum S3
      • Mata Kuliah Program S3
      • Dosen Program S3
      • Informasi Pendaftaran S3
  • RISET DAN KOLABORASI
    • Laboratorium
    • Tesis Mahasiswa
    • Disertasi Mahasiswa
    • Sekolah Inovasi Desa
  • MAHASISWA DAN ALUMNI
    • Aktifitas Mahasiswa
    • International Experience
    • Prestasi
    • Alumni
    • KAPIMGAMA
  • Beranda
  • Riset Terkini
  • Riset Mahasiswa S3
  • Analisis Dampak Kebijakan Komite Audit dan Pengaruh Determinan GCG Terhadap Manajemen Laba Perusahaan Tercatat Di Bursa Indonesia

Analisis Dampak Kebijakan Komite Audit dan Pengaruh Determinan GCG Terhadap Manajemen Laba Perusahaan Tercatat Di Bursa Indonesia

  • Riset Mahasiswa S3, Riset Terkini
  • 19 April 2018, 10.31
  • Oleh: mdsk
  • 0

Judul: “Analisis Dampak Kebijakan Komite Audit dan Pengaruh Determinan GCG Terhadap Manajemen Laba Perusahaan Tercatat Di Bursa Indonesia”

Penulis: Ronald Tauviek Andi Kasim, B.S.B.A., M.B.A., CFA

Abstrak:

Menilik dari beberapa skandal keuangan yang melanda berbagai perusahaan di pelosok dunia, termasuk Indonesia, ditengarai praktik manajemen laba adalah salah satu faktor utama penyebabnya. Menurut Healy and Wahlen (1999), seperti yang dikutip oleh Kassem (2012), manajemen laba adalah kegiatan manipulasi laba yang dilakukan oleh manajemen untuk menyesatkan pemangku kepentingan lainnya yang semata-mata untuk kepentingan pribadi manajemen. Salah satu cara untuk mengidentifikasi dan mencegah manajemen laba adalah dengan pembentukan komite audit.

Penelitian ini menganalisis dampak dari terbitnya peraturan OJK terkait pembentukan komite audit terhadap manajemen laba perusahaan Indonesia. Pengaruh dari beberapa determinan konsep good corporate governance seperti komisaris independen, konsentrasi kepemilikan, pemeringkatan, dan kualitas audit akan juga diukur terhadap manajemen laba. Adapun pengaruh dari ukuran perusahaan, level hutang, rugi berturut-turut, dan indikasi pailit akan ikut diperhitungkan sebagai variabel kontrol. Sampel penelitian mempunyai 1,528 observasi dari 191 perusahaan non jasa keuangan yang tercatat di bursa Indonesia sejak tahun 2008 sampai 2016.

Diharapkan penelitian ini akan menjawab pertanyaan apakah dengan terbitnya kebijakan komite audit tersebut praktik manajemen laba akan berkurang secara signifikan. Selanjutnya, diduga dengan i) semakin banyaknya jumlah komisaris independen, ii) semakin menyebarnya kepemilikan, iii) diperingkatnya perusahaan, dan iv) laporan keuangan yang diaudit 4-besar Auditor, akan berpengaruh secara signifikan dan mengurangi praktik manajemen laba. Hipotesis tersebut serupa dengan hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Klein (2006), Liu dan Lu (2007), Alves (2012), Goh dkk. (2012), Soliman dan Ragab (2014), dan Busrin dkk. (2015). Namun, berbeda dengan penelitian sebelumnya yang memakai model regresi berganda, penelitian ini akan mempergunakan model regresi berganda yang dinamis. Manajemen laba tahun sebelumnya akan turut diperhitungkan dampaknya terhadap manajemen laba tahun berjalan.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Magister dan Doktor
Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan Sekolah Pascasarjana
Universitas Gadjah Mada
Jl. Tevesia, Bulaksumur Yogyakarta, 55281 Indonesia
mdkik.pasca@ugm.ac.id
No. HandPhone S2: +6281338203636
No. HandPhone S3: +6281338203882
No. Telepon :+62 (274) 547867

 

© 2026 Leadership and Policy Innovation

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY