Program Studi Magister Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MKIK) merupakan program magister pertama di Indonesia yang secara khusus mengembangkan pendidikan kepemimpinan dan inovasi kebijakan melalui pendekatan lintas disiplin. Program ini berada di bawah Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) dan dirancang untuk menjawab kompleksitas tantangan kebijakan publik di era global dan digital, termasuk dinamika sosial, ekonomi, teknologi, dan tata kelola pemerintahan. MKIK mempersiapkan akademisi dan praktisi berintegritas dengan kualitas kepemimpinan cendekiawan, yang mampu memimpin proses inovasi kebijakan publik secara berkeadilan, berkelanjutan, dan berdampak bagi kemanusiaan, dengan berlandaskan nilai-nilai budaya bangsa dan Pancasila.
Visi Keilmuan
Menjadi program magister kepemimpinan dan inovasi kebijakan yang unggul, berwawasan lintas disiplin, dan berdaya saing global dalam menghasilkan cendekia dan praktisi cendekiawan yang
berintegritas untuk memimpin inovasi kebijakan publik yang berkeadilan, berkelanjutan, berdampak bagi kemanusiaan, serta dijiwai nilai-nilai budaya bangsa dan Pancasila.
Misi Program Studi
-
Menyelenggarakan pendidikan magister yang unggul dan lintas disiplin untuk menghasilkan
cendekia dan praktisi-cendekiawan berintegritas yang mampu memimpin inovasi kebijakan yang
berkeadilan, berkelanjutan, dan berdampak bagi kemanusiaan. -
Mengembangkan penelitian lintas disiplin yang berdaya saing global, berorientasi pada pemecahan
masalah strategis dan pengembangan ilmu kepemimpinan serta inovasi kebijakan. -
Mengintegrasikan nilai-nilai budaya bangsa dan Pancasila dalam seluruh aktivitas pendidikan,
penelitian, dan pengabdian secara berkelanjutan. -
Membangun jejaring kemitraan nasional dan internasional untuk memperluas dampak inovasi
kebijakan dan memperkuat daya saing lulusan di tingkat global.
Keunggulan & Keunikan Program
Program Studi MKIK memiliki keunggulan dan karakter pembeda dibandingkan program pascasarjana lain di Indonesia, antara lain:
- Fokus pada Kepemimpinan Inovatif dalam Kebijakan Publik
MKIK tidak hanya menekankan analisis kebijakan, tetapi juga mengembangkan kapasitas kepemimpinan dalam memimpin inovasi kebijakan publik yang responsif terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi, dengan tetap menjunjung prinsip keadilan dan keberlanjutan. - Pendekatan Lintas Disiplin
Kurikulum MKIK mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu, antara lain kebijakan publik, ekonomi, teknologi informasi, sosiologi, psikologi, ilmu politik, dan analisis data, untuk membangun perspektif kebijakan yang komprehensif, kontekstual, dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata. - Pembelajaran Berbasis Kasus dan Kolaborasi Multi-Pemangku Kepentingan
Proses pembelajaran dilaksanakan melalui case-based learning, simulasi kepemimpinan, serta kolaborasi dengan pemerintah, sektor swasta, masyarakat sipil, dan organisasi nasional maupun internasional guna memperkuat relevansi akademik dan dampak kebijakan. - Kurikulum Adaptif terhadap Perkembangan Global dan Teknologi
MKIK secara berkelanjutan mengintegrasikan isu transformasi digital, pemanfaatan data, kecerdasan buatan, serta tantangan Society 5.0 dalam konteks tata kelola dan inovasi kebijakan publik. - Evaluasi Kurikulum yang Berkala dan Responsif
Kurikulum ditinjau secara berkala setiap 3–4 tahun melalui tracer study, masukan pemangku kepentingan, serta evaluasi mutu internal dan eksternal untuk menjamin relevansi, kualitas akademik, dan kesesuaian dengan kebutuhan zaman.
Keselarasan dengan Visi UGM
Program MKIK selaras dengan visi UGM sebagai universitas kelas dunia yang mengutamakan keunggulan akademik, kearifan lokal, dan inovasi berkelanjutan.
Keselarasan terlihat dalam:
- Fokus pada kepemimpinan berbasis riset dan inovasi.
- Pendidikan multidisiplin sesuai karakter Sekolah Pascasarjana.
- Penguatan jejaring strategis dan kontribusi pada isu nasional dan global.
- MKIK menjadi bagian penting dalam mendorong UGM mencetak pemimpin kebijakan yang berwawasan global dan responsif terhadap perubahan zaman.
Tujuan Pendidikan Program Studi
Sesuai Renstra MKIK 2023–2028, tujuan program adalah:
- Menyelenggarakan pendidikan berkualitas untuk menghasilkan pemimpin dengan kemampuan menciptakan inovasi kebijakan yang solutif dan berorientasi pada masalah publik.
- Menghasilkan penelitian aplikatif yang menjadi rujukan nasional.
- Melaksanakan pengabdian masyarakat yang mendorong kemandirian dan kesejahteraan berkelanjutan.
- Membangun kerja sama strategis dan sinergis dengan mitra nasional maupun internasional.
Profil Lulusan
Lulusan MKIK dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja di pemerintah, swasta, organisasi internasional, hingga lembaga riset dan akademik.
- Leader – Mampu memimpin perubahan dengan visi strategis, menggerakkan organisasi, dan mengembangkan inovasi kebijakan.
- Manager – Mampu mengelola lingkungan kerja secara kreatif, inovatif, dan solutif, serta mengimplementasikan praktik manajerial yang adaptif.
- Policy Maker – Mampu merumuskan dan mengembangkan kebijakan inovatif yang responsif terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan teknologi.
- Pengembang Keilmuan – Mampu melakukan analisis, riset, dan pengembangan teori maupun praktik kepemimpinan serta inovasi kebijakan.
Di era Society 5.0 dan transformasi digital, organisasi membutuhkan pemimpin yang mampu:
- memanfaatkan big data, AI, IoT, dan blockchain dalam pengambilan keputusan,
- memimpin perubahan di sektor pemerintahan dan swasta,
- menavigasi kompleksitas tantangan global: perubahan iklim, digital governance, ketimpangan sosial, hingga transformasi ekonomi.
MKIK UGM hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan pendekatan berbasis riset, teknologi, dan nilai kemanusiaan.