Yogyakarta (13/01/26) – Keberagaman sosial dalam masyarakat urban menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga harmoni sosial, terutama di wilayah yang mengalami perubahan demografis akibat urbanisasi. Kalurahan Sendangadi di Sleman merupakan salah satu contoh wilayah multikultur yang dihuni oleh warga asli dan pendatang dengan latar belakang sosial, budaya, dan ekonomi yang beragam. Dalam konteks ini, pengelolaan harmoni sosial tidak dapat terjadi secara alami, melainkan membutuhkan peran kepemimpinan yang adaptif dan inklusif untuk menjembatani berbagai kepentingan yang ada.
Tesis Mahasiswa
Yogyakarta (12/01/26) – Transformasi digital di sektor publik menjadi agenda strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi pemerintahan. Namun, implementasi transformasi ini tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga pada kesiapan kepemimpinan dan budaya organisasi. Tantangan seperti resistensi perubahan, birokrasi yang kaku, serta kesenjangan kompetensi digital masih menjadi hambatan dalam mendorong kinerja pegawai yang optimal di era digital.
Tesis yang disusun oleh Ahmad Bashir Kodar mengkaji isu tersebut melalui studi pada Aparatur Sipil Negara di Kementerian Keuangan. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Agus Joko Pitoyo, S.Si., M.A. sebagai pembimbing utama dan Dr. Ambar Teguh Sulistiyani, M.Si. sebagai pembimbing pendamping. Fokus penelitian ini adalah melihat bagaimana kepemimpinan digital mampu memengaruhi kinerja pegawai, dengan mempertimbangkan peran budaya organisasi digital sebagai variabel yang menjembatani hubungan tersebut.
Yogyakarta (12/01/26) – Pemberdayaan sosial di wilayah urban masih menghadapi tantangan besar, terutama karena pendekatan yang cenderung top-down sering kali tidak mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat marjinal. Ketergantungan pada program formal dan figur tertentu membuat banyak inisiatif sulit bertahan dalam jangka panjang. Dalam konteks ini, munculnya gerakan berbasis komunitas menjadi alternatif penting dalam membangun resiliensi sosial yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Tesis yang disusun oleh Zidane Al Yasmin mengkaji fenomena tersebut melalui studi pada Komunitas Sekolah Marjinal (KSM) Yogyakarta. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Agus Joko Pitoyo, S.Si., M.A. sebagai pembimbing utama dan Prof. Dr. Setiadi, S.Sos., M.Si. sebagai pembimbing pendamping. KSM menjadi contoh bagaimana komunitas lokal mampu mengembangkan model pemberdayaan yang adaptif melalui pendekatan berbasis relasi sosial dan kebutuhan nyata di lapangan.

Yogyakarta (18/12/2025) – Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) baru saja merilis hasil penelitian kebijakan strategis terkait diskursus tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penelitian yang dipimpin Prof. Muhadjir Darwin, M.P.A., Ph.D. bersama mahasiswa Doktoral dan Magister Program Studi Kepemimpinan & Inovasi Kebijakan, M. Qur’anul Kariem, M.I.P. dan Ryan Alfitra, SST ini menggunakan metode Delphi dalam dua putaran yang melibatkan 21 panelis ahli lintas disiplin serta wawancara mendalam selama periode Agustus hingga Oktober 2025.