Setelah lebih dari 20 tahun menjadi aktivis organisasi masyarakat sipil, Otto Adi Yulianto tiba pada satu titik di mana ia merasa perlu untuk melengkapi apa yang diperolehnya lewat pengalaman dengan wawasan teoretis dan kemampuan analisis yang relevan. Sejak masih kuliah di Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen UKSW Salatiga pada awal dekade 1990-an, Otto sudah aktif di dunia gerakan. Masa itu, Otto bergabung di Yayasan Geni Salatiga, sebuah LSM yang didirikan oleh sejumlah aktivis mahasiswa UKSW dan dekat dengan dosen-cum-aktivis kala itu, seperti Dr. Arief Budiman, Dr. George J. Aditjondro, dan Dr. Ariel Heryanto. Salah satu aktivitasnya di organisasi ini adalah menggalang dukungan bagi komunitas warga yang menjadi korban kebijakan pembangunan pemerintah Orde Baru, seperti warga Kedung Pring di Kedung Ombo dan komunitas pedagang kaki lima (PKL) di Salatiga.
Arsip:
Mahasiswa & Alumni
Motivasi untuk perbaikan sumberdaya manusia kearah yang lebih baik mendorong saya perlu menemukan institusi pendidikan yang mampu menghasilkan pendidikan berkualitas. Saya mencari berbagai informasi mengenai program studi yang kaya akan perspektif di bidang tatakelola kepemerintahan (governance) dan kebijakan. Keluasan kajian mulai dari ekonomi sektor publik, kebijakan, hukum, politik dan isu sosial menjadikan saya tertarik untuk mendaftar ke Magister Studi Kebijakan UGM. Berdasarkan pengalaman kerja saya menyadari bahwa memang kita membutuhkan banyak perspektif dalam menyelesaikan permasalahan. Selain itu dengan bantuan beasiswa sekolah pasca sarjana UGM kemantapan hati untuk masuk ke MSK semakin kuat.