Tokyo (16/12) – Delegasi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang terdiri dari Wakil Dekan Sekolah Pascasarjana UGM, Prof. Dr. Widyanto Dwi Nugroho; Ketua Program Studi MKIK, Prof. Ahmad Maryudi; Ketua Program Studi DKIK, Prof. Agus Heruanto Hadna; Dosen MDKIK UGM, Dr. Hakimul Ikhwan, M.A.; dan Clarashinta Arumdani, Koordinator Kemitraan dan Alumni pada Program Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MDKIK) melakukan kunjungan ke salah satu universitas terkemuka di Jepang, Tokyo University of Agriculture and Technology (TUAT). Delegasi UGM disambut oleh Prof. Ryo Funada (Dekan Institut Ilmu Pertanian), Prof. Yoshio Horikawa, Assoc. Prof. Tomofumi Han, serta Ratih Madya Septiana (mahasiswa doktoral dari Fakultas Kehutanan UGM di universitas tersebut).
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Tokyo (16/12) – Delegasi Program Studi Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MDKIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang, dalam upaya memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama strategis di berbagai bidang. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan Sekolah Pascasarjana UGM, Prof. Dr. Widyanto Dwi Nugroho; Ketua Program Studi MKIK, Prof. Ahmad Maryudi; Ketua Program Studi DKIK, Prof. Agus Heruanto Hadna; Atase Pendidikan RI di Jepang, Prof. Amzul Rifin, Ph.D.; Atase Kehutanan RI di Jepang, Bapak Zahrul Muttaqin; Dosen serta beberapa Staf MDKIK. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Widyanto Dwi Nugroho mengucapkan terima kasih atas penerimaan hangat dari KBRI Tokyo. Beliau menekankan pentingnya kerja sama yang lebih erat antara Indonesia dan Jepang, khususnya dalam mendukung internasionalisasi akademik Program Studi MDKIK. Selain itu, beliau juga menyoroti perlunya memperluas kolaborasi dalam penelitian dan beasiswa, seperti yang telah dilakukan di bidang rekayasa pertanian, agar mencakup kebijakan kepemimpinan dan inovasi.